Sinoman

December 31, 2025

DAPOBUD-OPK: Adat Istiadat,

Sinoman adalah tradisi lokal di Jawa yang merujuk pada kelompok pemuda/pemudi (atau warga yang ditunjuk) yang bertugas secara sukarela dalam membantu Jalannya acara besar (hajat) yang diselenggarakan oleh salah satu warga atau keluarga. Sinoman adalah praktik yang erat kaitannya dengan Sambatan dan Rewang, tetapi lebih terstruktur dan berfokus pada pelayanan tamu.

A. Definisi dan Peran Sinoman

a)Definisi

Kegiatan sukarela yang melibatkan sekelompok pemuda-pemudi untuk mengurus semua teknis dan pelayanan tamu dalam acara hajatan (pernikahan, khitanan, atau kenduri besar).

b)Asal Kata

Berasal dari kata Sinom yang berarti “daun muda” atau merujuk pada “pemuda/pemudi” (usia muda). Kelompok ini idealnya terdiri dari anggota Karang Taruna atau pemuda desa.

c)Peran Kunci

Kelompok Sinoman adalah front oncedan back ocedari acara hajatan. Mereka memastikan acara berjalan lancar tanpa dibayar (hanya mendapat suguhan makan). Di Pondokrejo, Sinoman bekerja di bawah komando Kepala Keluarga atau Sesepuh yang mengelola hajatan. Tugas mereka meliputi:

  1. Pelayanan Tamu : Menyambut tamu, menunjukkan tempat duduk, menyajikan hidangan (ngladèni), mengambil piring kotor, dan memastikan kebutuhan tamu terpenuhi.
  2. Logistik : Mempersiapkan dan menata kursi, memasang tenda atau trotag, mengatur parkir, hingga mengantar berkat (bingkisan makanan) kepada tamu yang sudah pulang.
  3. Dapur (Rewang) : Membantu ibu-ibu (rewang) di dapur dalam menyajikan makanan, mencuci peralatan, hingga mengatur piring dan gelas.